In House Training Pendampingan Rohaniawan Berdasarkan Standar Keselamatan Pasien

Singkawang – Pentingnya bimbingan spiritual dalam kesehatan telah menjadi ketetapan WHO yang menyatakan aspek agama ( spiritual ) merupakan salah satu unsur dari pengertian kesehatan seutuhnya ( WHO, 1984 ).

Untuk itu Rumah Sakit Perlu mengadakan kegiatan pelayanan Bimbingan Rohani Pasien di Rumah Sakit, sebagai langkah konkrit untuk membantu pasien dalam proses penyembuhannya.  Bimbingan rohani pasien adalah bentuk kegiatan yang di dalamnya terjadi proses bimbingan dan pembinaan rohani kepada pasien di rumah sakit sebagai bentuk kepedulian kepada mereka yang  sedang mendapat ujian dari Tuhan YME.

Dalam kegiatan tersebut bagaimana seorang rohaniawan dapat memberikan ketenangan, kedamaian dan kesejukan hati kepada pasien dengan senantiasa memberikan dorongan dan motivasi untuk tetap bersabar, tawakal dan tetap menjalankan kewajibannya sebagai hamba Tuhan.

Berdasarkan paragraf diatas maka rumah sakit Abdul Aziz mengadakan  In house Training Hak Pasien Dan Keluarga, Komunikasi Informasi dan Edukasi serta Pencegahan  dan Pengendalian Infeksi bersama Rohaniawan , dengan jumlah peserta 50 orang rohaniawan Se Kota Singkawang yang dilaksanakan pada Rabu  27 Maret 2019 , materi yang disampaikan adalah :

1. Pemberian komunikasi informasi edukasi (KIE) untuk keselamatan pasien

Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) melalui program kerja standar akreditasi manajemen komunikasi edukasi (MKE) melakukan pendampingan kepada rohaniawan terkait pemberian edukasi pasien dan keluarga. Rohaniawan mendapatkan pembekalan terkait asesmen kebutuhan edukasi, melakukan edukasi sesuai standar  keselamatan pasien serta mendokumentasikan edukasi dalam rekamedik.

2. Hak Pasien dan keluarga

  • Sebagai bentuk kepedulian yang sehat kepada yang sakit
  • Memberikan pengertian kepada pasien dan keluarga agar tetap bersabar dan berdoa
  • Memberikan bimbingan kepada pasien dalam menghadapi musibah dan ujian
  • Membimbing perasaan pasien agar tetap tenang
  • Mengingatkan pasien agar tetap berbaik sangka kepada Allah Subhanahu wa ta’ala
  • Memberikan pelayanan rohani kepada pasien
  • Memberikan image posiitif terhadap Rumah Sakit

Manfaat bagi pasien :

Memberikan   ketenangan   batin   dan   keteduhan   hati   kepada   pasien   dalam menghadapi penyakitnya. Memberikan  motivasi  dan  dorongan  untuk  tetap  bersabar  dan  bertawakal dalam menghadapi ujian dari Allah. Menumbuhkan suasana keakraban kepada pasien untuk saling berbagi rasa dan cerita.

3. Kewaspadaan diri infeksi pada pasien dan keluarga

Kewaspadaan Standar dalam Pencegahan dan Pengendalian Infeksi di Pelayanan Kesehatan rumah sakit , Pertama Kebersihan Tangan, yang langkah-langkahnya adalah cuci tangan dengan air dan sabun jika tangan terlihat kotor, gosok tangan dengan handrub berbasis alkohol jika tangan tidak terlihat kotor. Kedua, Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD).

Pelayanan kepada pasien dilaksanakan dengan penuh perhatian dan menghormati nilai-nilai pribadi dan kepercayaan pasien. Rumah sakit mempunyai proses untuk berespon terhadap permintaan pasien dan keluarganya untuk pelayanan rohaniwan atau sejenisnya berkenaan dengan agama dan kepercayaan pasien.