Nikah Muda Bisa Meningkatkan Resiko Kanker Serviks

Salah satu penyebab dari meningkatnya resiko terkena kanker serviks adalah jika sudah berhubungan intim di usia dini. Melihat adanya fakta ini, apakah menikah muda, khususnya di usia remaja, juga bisa menyebabkan resiko yang sama?

Pakar kesehatan Prof. dr. Andrijono SpOg(K) yang merupakan Ketua Himpunan Onkologi Ginekologi Indonesia menyebutkan bahwa salah satu penyebab dari meningkatnya resiko terkena kanker mematikan ini memang berhubungan intim di usia dini, termasuk jika wanita menikah di usia 19 tahun ke bawah. Di usia semuda itu, kondisi tubuh, khususnya bagian organ vital wanita belum benar-benar sempurna sehingga cukup mudah dipenetrasi oleh virus HPV, virus penyebab kanker serviks. Bagian leher rahim atau serviks juga belum benar-benar memiliki kekuatan yang cukup untuk melawan paparan virus HPV tersebut.

Penyebab lain yang bisa memicu datangnya kanker serviks adalah jika wanita dengan enteng bertukar celana dalam dengan anggota keluarga atau teman perempuannya. Bisa jadi, teman atau anggota keluarga sudah terpapar virus HPV dan virus ini menempel pada celana dalam sehingga akhirnya bisa menular pada organ vital kita.

Yang cukup mengejutkan adalah kebiasaan malas mencuci tangan ternyata juga bisa menjadi penyebab penularan virus HPV. Bisa saja kita menyentuh fisik orang lain yang memang sudah terpapar virus HPV namun kemudian tanpa mencuci tangan kita makan atau menyentuh organ vital kita karena gatal. Hal ini akan membuat virus HPV masuk ke dalam tubuh dan akhirnya menyebabkan kanker serviks.

Untuk mitos yang menyebutkan bahwa penggunaan pembalut bisa menyebabkan datangnya kanker serviks. Mitos ini sama sekali tidak benar adanya. Pembalut yang bisa kita temukan di pasaran biasanya sudah aman dari virus HPV sehingga kaum hawa tidak perlu lagi khawatir untuk memakainya.(sumber:doktersehat.com)