PENINGKATKAN MUTU DAN KESELAMATAN PASIEN MELALUI WORKSHOP KOMUNIKASI EFEKTIF SECARA VIRTUAL PERTAMA BAGI PEGAWAI RSUD dr. ABDUL AZIZ

Pembukaan Workshop Komunikasi Efektif di TCMR
Pembukaan workshop komunikasi efektif bersama narasumber

Profesional pemberi asuhan (PPA) dihadapkan dengan perubahan paradigma dalam mutu layanan rumah sakit. Layanan rumah sakit saat ini difokuskan pada pelayanan berbasis pasien (patient centered care), manajemen pemberian pelayanan dan keselamatan pasien. Kondisi tersebut menuntut PPA mempunyai kompeten dalam memberikan pelayanan asuhan bagi pasien dan keluarga dikarenakan satu pasien akan bertemu dengan 15 petugas rumah sakit selama proses perawatan. Selain itu komunikasi menjadi penyebab utama timbulya kejadian tidak diinginkan di rumah sakit selama proses asuhan keperawatan. Joint Commision International (JCI) tahun 2015 menempatkan ketidakefektifan komunikasi menjadi penyebab tiga besar kasus sentinel di rumah sakit. Sejak tahun 2004 – 2014 kasus sentinel lebih banyak terjadi di rumah sakit dan mengakibatkan 59,1 % meninggal, 9,1 % kehilangan fungsi, dan 31,4 % kecacatan lainnya.

Kegiatan Workshop Komunikasi Efektif

Guna meningkatkan komunikasi yang baik dan benar antar satu sama lain, RSUD dr. Abdul Aziz kembali menggelar “Workshop Komunikasi Efektif Sebagai Upaya Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien”. Workshop ini dilaksanakan selama Dua hari, pada tanggal 21 – 22 Juli 2020 dengan menggunakan metode daring (webinar) dan dibuka langsung oleh Direktur RSUD dr. Abdul Aziz bapak dr. Ruchanihadi, Sp.PD. Kegiatan ini juga dihadiri oleh peserta yang juga pegawai atau karyawan RSUD dr. Abdul Aziz sebanyak 50 orang. Kegiatan ini diisi oleh narasumber dari The National Network of Health Promoting Hospital & Health Services (HPH) yaitu dr. Bahrul Anwar, MKM, Bapak Deni Purnama, S.Kep., MKM, Ibu Sri Nenggih Wahyuni, SIP., MA,  dr. Nurul Aida, Sp.F, dan Bapak Hasiholan Tiroi, SKp., MS. Rata-rata pre test pada kegiatan ini adalah 37,8 dan rata-rata post test 80,2, dengan peningkatan nilai tertinggi 70.

Materi yang disampaikan oleh Narasumber yaitu:

  1. Peran komunikasi efektif dalam keselamatan pasien di era Adaptasi Kebiasaan baru (AKB).
  2. Komunikasi efektif dalam pelayanan rumah sakit.
  3. Teknik komunikasi efektif.
  4. Teknik komunikasi dalam pemberian informasi untuk persetujuan (Informed Consent).
  5. Teknik komunikasi menyampaikan berita buruk (breaking bad news).
  6. Teknik komunikasi perubahan perilaku dalam edukasi.
  7. Teknik komunikasi dalam menghadapi complain (handing complaint)
  8. Teknik komunikasi dalam situasi kritis (crisis communication)
  9. Dokumentasi komunikasi efektif dalam Rekam medik.
  10. Kapita Selekta
Penutupan Workshop Komunikasi Efektif

Rencana tindak lanjut dari kegiatan ini adalah adanya sosialisasi dari peserta yang mengikuti workshop komunikasi efektif kepada Profesional Pemberi Asuhan (PPA) di instalasi dan unit perawatan setelah kegiatan workshop komunikasi efektif dalam jangka waktu 1 bulan.