Sakit Sendi Ternyata Bisa Dideteksi dengan Bunyi Dengkul

Persendian pada tubuh manusia memang cukup sering mengalami masalah, salah satunya adalah rasa sakit atau nyeri yang munculnya tiba-tiba. Sakit pada persendian bisa disebabkan oleh berbagai faktor, misalnya dari aktivitas yang melelahkan atau dari benturan benda keras sehingga membuat sendi menjadi kacau posisinya.

Sakit yang memiliki nama lain osteoarthritis ini mulanya merupakan sebuah gejala yang ditandai dengan melorotnya posisi tulang rawan pada beberapa anggota tubuh. Akibatnya, jaringan dan otot menjadi terganggu sehingga akan menimbulkan rasa nyeri yang luar biasa ketika kita menggerakkan tubuh.

Umumnya, persendian yang sering terasa sakit berada pada posisi leher, punggung, pinggang, dan kaki. Namun, yang paling sering adalah bagian kaki. Yang menakutkan dari sakit ini adalah tidak ada gejala khusus sehingga tiba-tiba muncul begitu saja. Tentu saja hal itu akan sangat mengagetkan dan membuat sebagian orang menjadi cemas.

Nah, setelah digali lebih dalam, para ilmuan yang berasal dari Universities of Lancaster dan Central Lancashire menemukan cara bagaimana mendeteksi sakit sendi sejak dini agar kita bisa antisipasi secara cepat. Deteksi tersebut cukup mudah, yakni dengan mendengar bunyi yang keluar dari lutut.

Dijelaskan bahwa bunyi dengkul bisa memberikan karakter secara spesifik. Secara gamblang, disebut bahwa bunyi dengkul akan berbeda antara orang normal dan penderita sakit sendi. Biasanya, orang yang mengalami sakit sendi, lutunya akan bunyi lebih keras seolah-olah ada tulang yang tabrakan ketika digerakkan.

Seperti kita ketahui, orang normal ketika berjalan dengkulnya tidak akan mengeluarkan suara keras. Itulah bedanya, jadi bunyi dengkul saat berjalan bisa mendeteksi adanya gangguan pada persendian kita. Dengan mengetahuinya sejak dini, kita bisa mengantisipasinya secara cepat dengan pergi ke dokter.

Disarankan pula, ketika berolahraga untuk tidak terlalu menggerakkan kaki terlalu keras yang memicu datangnya nyeri pada sendi, khususnya kaki.(doktersehat.com)