Siaran Radio Dengan Tema Pelayanan Ibu Selama Pandemi Covid-19

Pandemi Covid-19 banyak menimbulkan kecemasan dan keragu-raguan bagi ibu hamil dalam berkonsultasi dengan dokter untuk pemeriksaan kehamilannya. Sehingga ibu hamil, ibu melahirkan, dan ibu nifas membatasi kunjungan ke rumah sakit atau fasilitas kesehatan lainnya. Mereka rentan tertular dari orang lain dan beresiko menularkan ke bayinya sehingga hal tersebut dilakukan sebagai upaya pencegahan agar tidak terpapar virus.


Latar belakang inilah yang menjadi gagasan RSUD dr. Abdul Aziz sebagai bentuk kepedulian akan permasalahan yang ada di masyarakat, untuk mengedukasi dengan tepat sesuai protokol kesehatan pelayanan ibu (maternal) selama pandemi ini.
Selasa, 09 Juni 2020 pukul 10.00 WIB, RSUD dr. Abdul Aziz bekerjasama dengan Instalasi PKRS dan Pokja Prognas melaksanakan edukasi melalui siaran radio dengan tema“ Pelayanan Ibu Selama Pandemi Covid-19”. Adapun narasumber yang memberikan informasi edukatif yaitu :

  1. dr. Sri Hartati selaku dokter umum (asisten dokter spesialis kandungan) dengan materi
    “Kegawatdauratan Ibu Hamil, Melahirkan & Nifas Selama Pandemi Covid-19”.
  2. Rosilawati, S.ST selaku kepala ruangan bersalin (vk) dengan materi
    “Persalinan Aman Di Masa Panemi Covid-19”
  3. Aprisipa, S.ST selaku kepala ruangan kebidanan & kandungan dengan materi
    “Ibu Nifas Sehat Selama Pandemi Covid-19”

Pesan informasi dan edukasi dalam kegiatan tersebut adalah :

  1. RSUD dr. Abdul Aziz tetap memberikan pelayanan ibu (maternal) di masa pandemi
    Covid-19 dengan memperhatikan protokol kesehatan yaitu selalu menggunakan masker, mencuci tangan, physical distancing, pengukuran suhu tubuh.
  2. Covid-19 bukan halangan untuk seorang ibu memprogram kehamilan, namun tetap menerapkan protokol kesehatan.
  3. Pemeriksaan kehamilan pada masa pandemi Covid-19 dibatasi sebanyak 3 kali yaitu
    yaitu :
    a. 1 kali trimester pertama untuk memastikan apakah memantau perkembangan zigot berkembang baik
    b. 1 kali trimester kedua untuk menilai perkembangan janin, dan
    c. 1 kali trimester ketiga untuk menilai perkembangan janin dan persiapan persalinan
    Untuk kehamilan yang beresiko dapat melakukan pemeriksaan kehamilan lebih dari 3 kali sesuai dengan kondisinya.
  4. Ibu yang akan melahirkan mendapatkan pelayanan di RSUD dr. Abdul Aziz dengan wajib memenuhi standar protokol kesehatan, khusus yang dirujuk dari fasilitas kesehatan harus dilakukan rapid test terlebih dahulu, hasilnya terlampir di surat rujukan.
  5. IMD (Inisiasi Menyusui Dini) dan rawat gabung tetap dilakukan pada ibu dengan hasil rapid test non reaktif. Sedangkan untuk ibu dengan hasil rapid tes reaktif kedua layanan ini tidak dilakukan.
  6. Pemberian ASI Eksklusif pada ibu dengan terkonfirmasi Covid-19 dan rapid tes reaktif tetap diberikan melalui asi perah.
  7. Ibu nifas menjaga kesehatannya dengan tetap beraktivitas sesuai kemampuan, menjaga kebersihan diri, konsumsi makanan bergizi dan seimbang dan memberikan ASI Eksklusif.
  8. Jika ibu hamil atau yang akan melahirkan mengalami keadaan darurat atau emergency dapat langsung melalui ke IGD di RSUD dr. Abdul Aziz (Contac Person IGD 0813-500-529-83).
    Semoga siaran edukasi kali ini, dapat memberikan informasi yang edukatif dan akurat bagi masyarakat. Pesan akhir dari siaran radio ini adalah tetap melakukan ‘protokol kesehatan dan selalu semangat melaksanakannya bersama-sama agar pandemi Covid-19 ini cepat berlalu.